<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diagnosis_Kretinisme</id>
	<title>Diagnosis Kretinisme - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Diagnosis_Kretinisme"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Diagnosis_Kretinisme&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T04:15:39Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Diagnosis_Kretinisme&amp;diff=15568&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Diagnosis_Kretinisme&amp;diff=15568&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T19:53:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Diagnosis kretinisme sangat penting untuk dilakukan sedini mungkin agar anak dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat. Kretinisme umumnya didiagnosis berdasarkan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan kekurangan hormon tiroid.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemeriksaan Fisik ==&lt;br /&gt;
Dokter akan melakukan evaluasi fisik untuk mencari tanda-tanda khas kretinisme, seperti perawakan pendek, wajah khas, dan keterlambatan perkembangan. Selain itu, riwayat kesehatan keluarga dan kehamilan juga diperhatikan untuk mengetahui adanya faktor risiko.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Pemeriksaan Laboratorium ==&lt;br /&gt;
Pemeriksaan kadar hormon [[TSH]] (Thyroid Stimulating Hormone) dan [[T4]] sangat penting dalam mendiagnosis kretinisme. Kadar TSH yang tinggi dan T4 yang rendah mengindikasikan hipotiroidisme kongenital.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Skrining Neonatal ==&lt;br /&gt;
Di banyak negara, skrining neonatal dilakukan secara rutin untuk mendeteksi hipotiroidisme kongenital pada bayi baru lahir. Tes ini sangat efektif dalam mencegah terjadinya kretinisme melalui penanganan dini.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>