<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dermatomiositis</id>
	<title>Dermatomiositis - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dermatomiositis"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dermatomiositis&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T01:12:13Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dermatomiositis&amp;diff=14592&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dermatomiositis&amp;diff=14592&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T10:44:17Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Dermatomiositis adalah penyakit langka yang termasuk dalam kelompok [[penyakit autoimun]], di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya otot dan kulit. Penyakit ini ditandai dengan peradangan pada otot yang menyebabkan kelemahan, serta ruam kulit yang khas. Dermatomiositis dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih sering ditemukan pada wanita dan anak-anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gejala dan Tanda Klinis ==&lt;br /&gt;
Gejala utama dermatomiositis adalah kelemahan otot, terutama pada otot-otot proksimal seperti lengan atas dan paha. Selain itu, penderita sering mengalami ruam kulit berwarna ungu atau kemerahan di sekitar mata, wajah, leher, dan dada. Ruam Gottron, yaitu ruam bersisik di sekitar sendi jari, juga merupakan tanda khas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penyebab dan Faktor Risiko ==&lt;br /&gt;
Penyebab pasti dermatomiositis belum diketahui, namun diduga berkaitan dengan gangguan pada sistem imun. Beberapa faktor risiko meliputi riwayat keluarga dengan penyakit autoimun dan paparan infeksi tertentu. Dermatomiositis juga dapat berhubungan dengan [[kanker]] pada orang dewasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Diagnosis dan Pemeriksaan ==&lt;br /&gt;
Diagnosis dermatomiositis memerlukan gabungan pemeriksaan klinis, tes darah untuk mendeteksi kadar enzim otot, serta pemeriksaan [[elektromiografi]] dan biopsi otot atau kulit. Pemeriksaan penunjang lainnya seperti MRI dapat membantu melihat peradangan pada otot.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>