<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dampak_Pengambilan_Sumber_Daya_dan_Upaya_Pelestariannya</id>
	<title>Dampak Pengambilan Sumber Daya dan Upaya Pelestariannya - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dampak_Pengambilan_Sumber_Daya_dan_Upaya_Pelestariannya"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Pengambilan_Sumber_Daya_dan_Upaya_Pelestariannya&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T10:39:11Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Pengambilan_Sumber_Daya_dan_Upaya_Pelestariannya&amp;diff=751&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Created page with &quot;Kelestarian Sumber Daya Alam (SDA) akan terancam jika manusia tidak memanfaatkannya dengan bijak. Berikut ini dampak dari pengambilan sumber daya alam dan upaya pelestariannya:  == 1. Banyaknya Hutan Gundul == Gambar:Contoh hutan gundul Hutan gundul disebabkan oleh penebangan hutan secara besar-besaran untuk berbagai keperluan seperti lahan perkebunan dan pembangunan. Hal ini mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan dapat menyebabkan: * &#039;&#039;&#039;Banj...&quot;</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Pengambilan_Sumber_Daya_dan_Upaya_Pelestariannya&amp;diff=751&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-04-22T02:14:41Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Created page with &amp;quot;Kelestarian &lt;a href=&quot;/wiki/index.php/Sumber_Daya_Alam&quot; title=&quot;Sumber Daya Alam&quot;&gt;Sumber Daya Alam&lt;/a&gt; (SDA) akan terancam jika manusia tidak memanfaatkannya dengan bijak. Berikut ini dampak dari pengambilan sumber daya alam dan upaya pelestariannya:  == 1. Banyaknya Hutan Gundul == &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Berkas:Contoh_hutan_gundul&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Berkas:Contoh hutan gundul (halaman belum tersedia)&quot;&gt;Gambar:Contoh hutan gundul&lt;/a&gt; Hutan gundul disebabkan oleh &lt;a href=&quot;/wiki/index.php?title=Penebangan_hutan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1&quot; class=&quot;new&quot; title=&quot;Penebangan hutan (halaman belum tersedia)&quot;&gt;penebangan hutan&lt;/a&gt; secara besar-besaran untuk berbagai keperluan seperti lahan perkebunan dan pembangunan. Hal ini mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan dapat menyebabkan: * &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Banj...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Kelestarian [[Sumber Daya Alam]] (SDA) akan terancam jika manusia tidak memanfaatkannya dengan bijak. Berikut ini dampak dari pengambilan sumber daya alam dan upaya pelestariannya:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== 1. Banyaknya Hutan Gundul ==&lt;br /&gt;
[[Gambar:Contoh hutan gundul]]&lt;br /&gt;
Hutan gundul disebabkan oleh [[penebangan hutan]] secara besar-besaran untuk berbagai keperluan seperti lahan perkebunan dan pembangunan. Hal ini mengakibatkan berkurangnya daerah resapan air hujan dan dapat menyebabkan:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Banjir:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Akar tumbuhan berperan penting dalam menyerap air hujan. Jika hutan gundul, air hujan tidak terserap dan meluap, menyebabkan banjir.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Tanah Longsor:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Tanpa adanya pepohonan, air hujan langsung menghantam tanah, tidak terserap oleh akar, dan dapat merusak struktur tanah sehingga memicu [[tanah longsor]].&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kekeringan:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Jumlah pohon yang sedikit menyebabkan air yang diserap ke dalam tanah juga sedikit. Akibatnya, air tanah menipis dan dapat menyebabkan [[kekeringan]] di musim kemarau.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Upaya Pelestarian:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Reboisasi:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Penanaman kembali hutan yang gundul.&lt;br /&gt;
* Peningkatan pengawasan oleh polisi hutan.&lt;br /&gt;
* Penegakan hukum secara tegas bagi pelanggar undang-undang kehutanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== 2. Rusaknya Hutan Bakau ==&lt;br /&gt;
[[Gambar:Contoh hutan bakau]]&lt;br /&gt;
Hutan bakau di tepi pantai memiliki fungsi penting, antara lain menahan gelombang air laut, menjadi habitat berbagai jenis hewan dan tumbuhan, serta menjaga [[keanekaragaman hayati]]. Kerusakan dan penebangan hutan bakau untuk pembangunan dapat menyebabkan:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pengikisan Pantai (Abrasi):&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Hilangnya hutan bakau mengurangi perlindungan alami terhadap erosi akibat gelombang laut.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Longsor Pantai:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Pengikisan yang terus-menerus dapat menyebabkan [[longsor]] di area pantai.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Erosi Pantai:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Proses pengikisan tanah di tepi pantai akibat gelombang dan arus laut.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Banjir:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Hilangnya hutan bakau mengurangi kemampuan alami dalam meredam gelombang dan limpasan air laut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Upaya Pelestarian:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Reboisasi hutan bakau.&lt;br /&gt;
* Membersihkan hutan bakau dari sampah dan limbah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== 3. Lingkungan yang Rusak Akibat Pertambangan ==&lt;br /&gt;
[[Gambar:Contoh area pertambangan yang rusak]]&lt;br /&gt;
Kegiatan [[pertambangan]] merupakan usaha pengambilan [[sumber daya alam]] yang berada di dalam perut Bumi. Kegiatan ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Kerusakan Hutan di Daerah Tambang:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Pembukaan lahan untuk pertambangan seringkali menyebabkan penebangan hutan.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pencemaran Udara:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Debu dan asap yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan mencemari udara.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pencemaran Air dan Tanah:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Limbah buangan tambang dapat mencemari sumber air dan tanah di sekitarnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Upaya Pelestarian:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Pengolahan limbah tambang dengan baik sebelum dibuang ke lingkungan.&lt;br /&gt;
* Perbaikan lingkungan (reklamasi) setelah kegiatan pertambangan selesai.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== 4. Terancamnya Populasi Jenis Hewan dan Tumbuhan ==&lt;br /&gt;
Pemanfaatan flora dan fauna yang tidak disertai dengan upaya pelestarian dapat mengakibatkan kepunahan jenis hewan dan tumbuhan tertentu. Contohnya:&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Hiu:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Banyak diburu untuk diambil siripnya sebagai bahan makanan bernilai tinggi.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Orang Utan:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Hewan asli Indonesia yang terancam punah akibat hilangnya habitat karena alih fungsi hutan menjadi perkebunan atau kebakaran hutan.&lt;br /&gt;
* &amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Cendana:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; Tanaman yang hampir punah karena terus-menerus dimanfaatkan tanpa adanya upaya pelestarian yang efektif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Upaya Pelestarian:&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;&lt;br /&gt;
* Menjaga habitat alami hewan dan tumbuhan.&lt;br /&gt;
* Menghentikan [[perburuan liar]] dengan membuat peraturan yang ketat dan tegas.&lt;br /&gt;
* Melakukan penanaman kembali (reboisasi) atau budidaya bagi tumbuhan dan hewan yang diperjualbelikan.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>