<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dampak_Lingkungan_Gas_Tertawa</id>
	<title>Dampak Lingkungan Gas Tertawa - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Dampak_Lingkungan_Gas_Tertawa"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Lingkungan_Gas_Tertawa&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T02:34:58Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Lingkungan_Gas_Tertawa&amp;diff=6265&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Dampak_Lingkungan_Gas_Tertawa&amp;diff=6265&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T21:09:33Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Selain penggunaannya di dunia medis, gas tertawa atau [[dinitrogen oksida]] juga memiliki dampak terhadap [[lingkungan]]. Gas ini merupakan salah satu [[gas rumah kaca]] yang berkontribusi terhadap pemanasan global.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gas Rumah Kaca ==&lt;br /&gt;
Dinitrogen oksida memiliki potensi pemanasan global yang jauh lebih besar dibandingkan [[karbon dioksida]]. Emisi gas ini terutama berasal dari sektor pertanian dan industri kimia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Emisi ==&lt;br /&gt;
Selain dari aktivitas manusia, gas tertawa juga terbentuk secara alami melalui proses [[nitrifikasi]] dan [[denitrifikasi]] di tanah. Namun, penggunaan pupuk nitrogen membuat emisi gas ini meningkat secara signifikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Upaya Pengurangan Dampak ==&lt;br /&gt;
Upaya pengurangan dampak lingkungan gas tertawa meliputi pengelolaan pupuk yang bijaksana, inovasi teknologi pertanian, dan regulasi emisi industri. Edukasi publik tentang pentingnya menjaga lingkungan dari polusi [[gas rumah kaca]] juga menjadi kunci.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>