<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=DBSCAN</id>
	<title>DBSCAN - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=DBSCAN"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=DBSCAN&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T10:24:01Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=DBSCAN&amp;diff=16836&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=DBSCAN&amp;diff=16836&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-31T21:35:19Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise) adalah algoritma clustering berbasis kepadatan yang mampu menemukan kluster dengan bentuk arbitrer dan mengidentifikasi data outlier. Algoritma ini banyak digunakan dalam [[data mining]] dan [[analisis spasial]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Konsep Dasar ==&lt;br /&gt;
DBSCAN mengelompokkan data berdasarkan kepadatan titik-titik data. Algoritma ini membutuhkan dua parameter utama: epsilon (jarak maksimum antar titik dalam satu kluster) dan MinPts (jumlah minimum titik untuk membentuk kluster). Titik yang tidak memenuhi syarat akan dianggap sebagai [[outlier]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Kerja DBSCAN ==&lt;br /&gt;
Algoritma DBSCAN memulai dengan memilih sebuah titik secara acak, lalu memeriksa tetangganya dalam radius epsilon. Jika jumlah tetangga lebih dari MinPts, maka titik-titik tersebut membentuk satu kluster. Proses ini diulang hingga seluruh titik diproses.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan dan Kekurangan ==&lt;br /&gt;
DBSCAN unggul dalam menangani data dengan bentuk kluster yang tidak teratur dan dapat mendeteksi outlier dengan baik. Namun, algoritma ini kurang efektif jika kepadatan data sangat bervariasi atau jika data berdimensi tinggi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>