<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Bawang_Putih_sebagai_Pestisida_Alami</id>
	<title>Bawang Putih sebagai Pestisida Alami - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Bawang_Putih_sebagai_Pestisida_Alami"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Bawang_Putih_sebagai_Pestisida_Alami&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T00:18:10Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Bawang_Putih_sebagai_Pestisida_Alami&amp;diff=2088&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Bawang_Putih_sebagai_Pestisida_Alami&amp;diff=2088&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-25T23:26:20Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Bawang putih dikenal luas sebagai bumbu dapur, namun juga berfungsi sebagai pestisida alami yang efektif. Kandungan senyawa allicin di dalam bawang putih memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan insektisida, sehingga banyak digunakan dalam [[pertanian organik]]. Penggunaan bawang putih sebagai pestisida alami telah lama diterapkan oleh petani tradisional.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kandungan Aktif Bawang Putih ==&lt;br /&gt;
Senyawa aktif utama pada bawang putih adalah allicin, yang terbentuk ketika bawang putih dihancurkan atau dipotong. Allicin berperan sebagai senyawa penghambat pertumbuhan berbagai jenis [[hama tanaman]] seperti kutu daun dan ulat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Pembuatan Pestisida Bawang Putih ==&lt;br /&gt;
Pestisida bawang putih dapat dibuat dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih dan mencampurnya dengan air. Larutan ini kemudian disemprotkan ke tanaman yang terserang hama. Penggunaan secara teratur dapat menekan populasi hama tanpa merusak tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan dan Keterbatasan ==&lt;br /&gt;
Selain ramah lingkungan, pestisida bawang putih tidak meninggalkan residu berbahaya. Namun, efektivitasnya kurang tahan lama dibandingkan pestisida kimia, sehingga aplikasi perlu diulang secara berkala untuk hasil optimal.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>