<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Basofil</id>
	<title>Basofil - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Basofil"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Basofil&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T06:03:14Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Basofil&amp;diff=22206&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Basofil&amp;diff=22206&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-11-01T13:23:46Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Basofil&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039; adalah salah satu jenis [[leukosit]] yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh [[mamalia]]. Basofil termasuk dalam kelompok granulosit bersama dengan [[neutrofil]] dan [[eosinofil]]. Sel ini dikenal karena kemampuannya melepaskan mediator kimia seperti [[histamin]] dan [[heparin]] yang berperan penting dalam reaksi [[alergi]] dan peradangan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Ciri-ciri morfologi ==&lt;br /&gt;
Basofil memiliki ukuran sekitar 10–14 μm dengan inti sel berlobus yang tidak terlalu jelas karena tertutup oleh granula sitoplasma. Granula basofil berwarna biru tua hingga ungu ketika diwarnai dengan pewarna basa seperti [[hematoksilin]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi utama ==&lt;br /&gt;
# Melepaskan [[histamin]] yang menyebabkan vasodilatasi.&lt;br /&gt;
# Menghasilkan [[heparin]] sebagai antikoagulan alami.&lt;br /&gt;
# Berperan dalam respons imun terhadap [[parasitoid]].&lt;br /&gt;
# Memicu reaksi [[hipersensitivitas]] tipe I.&lt;br /&gt;
# Mengatur interaksi dengan [[sel mast]] melalui reseptor Fc untuk [[IgE]].&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran dalam reaksi alergi ==&lt;br /&gt;
Basofil berperan penting dalam reaksi alergi dengan mengikat [[imunoglobulin E]] (IgE) pada permukaan selnya. Ketika antigen berikatan dengan IgE, basofil mengeluarkan granula yang mengandung histamin, menyebabkan gejala seperti pembengkakan, kemerahan, dan gatal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Interaksi dengan sistem imun ==&lt;br /&gt;
Basofil berinteraksi dengan berbagai sel imun seperti [[limfosit T]] dan [[sel dendritik]]. Mereka dapat mempengaruhi diferensiasi limfosit T menjadi subtipe [[Th2]] yang berperan dalam imunitas terhadap infeksi parasit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Regulasi dan aktivasi ==&lt;br /&gt;
Aktivasi basofil terjadi melalui pengikatan antigen pada reseptor IgE atau melalui sinyal dari [[sitokin]] tertentu seperti [[IL-3]]. Proses ini memicu degranulasi dan pelepasan mediator inflamasi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kadar dalam darah ==&lt;br /&gt;
Basofil merupakan jenis leukosit yang jumlahnya paling sedikit dalam darah perifer, biasanya kurang dari 1% dari total leukosit. Peningkatan jumlah basofil ([[basofilia]]) dapat terjadi pada kondisi seperti [[leukemia mielositik kronis]] atau reaksi alergi berat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran klinis ==&lt;br /&gt;
Basofil dapat digunakan sebagai indikator diagnostik dalam beberapa penyakit hematologis dan alergi. Pemeriksaan jumlah basofil dilakukan melalui [[hitungan darah lengkap]] dan analisis mikroskopis.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Penelitian terbaru ==&lt;br /&gt;
Studi terkini menunjukkan bahwa basofil memiliki peran yang lebih kompleks dalam modulasi sistem imun adaptif, termasuk kemampuan mempengaruhi produksi [[antibodi]] oleh [[sel B]].&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>