<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Auksin_pada_Kultur_Jaringan_Tanaman</id>
	<title>Auksin pada Kultur Jaringan Tanaman - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Auksin_pada_Kultur_Jaringan_Tanaman"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin_pada_Kultur_Jaringan_Tanaman&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T11:42:37Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin_pada_Kultur_Jaringan_Tanaman&amp;diff=5557&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin_pada_Kultur_Jaringan_Tanaman&amp;diff=5557&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T20:53:42Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Teknik [[kultur jaringan]] tanaman sangat mengandalkan pengaturan kadar auksin dalam medium pertumbuhan. Auksin berperan dalam pembentukan akar dan tunas, serta dalam proses diferensiasi jaringan pada tanaman hasil kultur. Oleh karena itu, pemilihan dan pengaturan konsentrasi auksin menjadi kunci keberhasilan kultur jaringan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Peran Auksin dalam Morfogenesis ==&lt;br /&gt;
Dalam kultur jaringan, rasio auksin dan [[sitokinin]] menentukan arah perkembangan eksplan. Konsentrasi auksin yang tinggi relatif terhadap sitokinin akan mendorong pembentukan akar, sedangkan kadar sitokinin yang lebih tinggi akan memacu pembentukan tunas. Hal ini dimanfaatkan dalam perbanyakan tanaman skala besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Jenis Auksin yang Digunakan ==&lt;br /&gt;
Auksin yang sering digunakan dalam kultur jaringan meliputi [[asam indolil asetat]] (IAA), [[asam indolil butirat]] (IBA), dan [[asam naftalenasetat]] (NAA). Masing-masing memiliki keunggulan dalam stabilitas dan efektivitas pembentukan akar pada berbagai spesies tanaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi di Industri Pertanian ==&lt;br /&gt;
Penggunaan auksin dalam kultur jaringan telah memungkinkan produksi bibit unggul secara massal dengan waktu yang lebih singkat. Teknik ini sangat penting untuk konservasi [[tanaman langka]] dan pengembangan varietas tanaman pertanian baru.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>