<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Auksin</id>
	<title>Auksin - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Auksin"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-24T10:23:27Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin&amp;diff=5317&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Auksin&amp;diff=5317&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-26T09:49:29Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Auksin adalah salah satu [[hormon tumbuhan]] utama yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hormon ini pertama kali diidentifikasi melalui penelitian pada tanaman koleoptil gandum oleh Frits Went pada awal abad ke-20. Auksin terutama diproduksi di ujung-ujung tunas dan akar tumbuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi Auksin ==&lt;br /&gt;
Auksin berperan dalam pemanjangan sel, diferensiasi jaringan, dan pembentukan akar lateral. Hormon ini juga mempengaruhi dominansi apikal, yaitu kecenderungan tanaman untuk lebih banyak tumbuh ke atas daripada ke samping.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Mekanisme Kerja Auksin ==&lt;br /&gt;
Auksin bekerja dengan cara meningkatkan plastisitas dinding sel, sehingga sel dapat memanjang. Konsentrasi auksin yang tinggi di satu sisi batang menyebabkan batang melengkung ke arah cahaya ([[fototropisme]]).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi Auksin dalam Pertanian ==&lt;br /&gt;
Dalam bidang pertanian, auksin digunakan sebagai zat pengatur tumbuh untuk merangsang pembentukan akar pada stek tanaman dan untuk mencegah kerontokan buah. Selain itu, auksin sintetik juga digunakan sebagai [[herbisida]] selektif.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>