<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Arsen%3A_Logam_Berat_dalam_Air_Tanah</id>
	<title>Arsen: Logam Berat dalam Air Tanah - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Arsen%3A_Logam_Berat_dalam_Air_Tanah"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Arsen:_Logam_Berat_dalam_Air_Tanah&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T00:25:48Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Arsen:_Logam_Berat_dalam_Air_Tanah&amp;diff=13751&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Arsen:_Logam_Berat_dalam_Air_Tanah&amp;diff=13751&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T09:06:01Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Arsen merupakan salah satu unsur [[logam berat]] yang sering ditemukan dalam air tanah, terutama di wilayah dengan kandungan mineral tertentu. Arsen memiliki simbol As dan nomor atom 33. Meskipun secara alami terdapat di kerak bumi, aktivitas manusia seperti pertambangan, penggunaan pestisida, dan peleburan logam meningkatkan risiko pencemaran arsen di lingkungan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Sumber Pencemaran Arsen ==&lt;br /&gt;
Arsen lepas ke lingkungan melalui aktivitas pertambangan, peleburan bijih logam, dan penggunaan [[herbisida]] serta [[insektisida]]. Selain itu, beberapa daerah secara alami memiliki kandungan arsen tinggi di air tanah, seperti di [[Bangladesh]] dan India.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Dampak Paparan Arsen ==&lt;br /&gt;
Paparan arsen dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti kanker kulit, kanker paru, dan gangguan fungsi hati. Gejala awal keracunan arsen biasanya berupa gangguan pencernaan, perubahan warna kulit, dan lesi pada tangan serta kaki.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Upaya Mitigasi dan Pengendalian ==&lt;br /&gt;
Pengelolaan air bersih, filtrasi, dan pemantauan kadar arsen di lingkungan menjadi langkah penting dalam meminimalisasi risiko kesehatan. Pemerintah dan organisasi internasional seperti [[WHO]] aktif memberikan pedoman batas aman arsen dalam air minum.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>