<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Algoritma_K-means</id>
	<title>Algoritma K-means - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Algoritma_K-means"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Algoritma_K-means&amp;action=history"/>
	<updated>2026-05-23T06:49:08Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Algoritma_K-means&amp;diff=16834&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Algoritma_K-means&amp;diff=16834&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-31T21:35:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Algoritma K-means merupakan salah satu metode clustering yang paling populer dan sering digunakan dalam analisis data. Algoritma ini bekerja dengan membagi data ke dalam K kluster berdasarkan kemiripan satu sama lain, sehingga setiap data berada pada kluster dengan pusat (centroid) terdekat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Cara Kerja ==&lt;br /&gt;
Proses K-means dimulai dengan menentukan jumlah kluster (K) yang diinginkan. Kemudian, algoritma memilih centroid awal secara acak dan mengelompokkan data ke centroid terdekat menggunakan [[metrik jarak Euclidean]]. Centroid akan diperbarui berdasarkan rata-rata posisi data dalam kluster, dan proses ini diulang hingga posisi centroid stabil.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Kelebihan dan Kekurangan ==&lt;br /&gt;
Kelebihan utama K-means adalah kesederhanaannya dan efisiensinya dalam memproses data berukuran besar. Namun, algoritma ini sensitif terhadap pemilihan centroid awal dan jumlah kluster K yang harus ditentukan terlebih dahulu. Selain itu, K-means kurang efektif untuk data dengan bentuk kluster yang tidak bulat atau berdimensi tinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Aplikasi K-means ==&lt;br /&gt;
K-means banyak digunakan dalam [[segmentasi pasar]], pengelompokan gambar, dan pengelompokan dokumen. Selain itu, algoritma ini menjadi dasar bagi berbagai teknik clustering lain dalam [[machine learning]].&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>