<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id">
	<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aldosteron</id>
	<title>Aldosteron - Riwayat revisi</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?action=history&amp;feed=atom&amp;title=Aldosteron"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Aldosteron&amp;action=history"/>
	<updated>2026-04-20T01:43:42Z</updated>
	<subtitle>Riwayat revisi halaman ini di wiki</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.0</generator>
	<entry>
		<id>https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Aldosteron&amp;diff=14099&amp;oldid=prev</id>
		<title>Budi: Batch created by Azure OpenAI</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="https://inibudi.or.id/wiki/index.php?title=Aldosteron&amp;diff=14099&amp;oldid=prev"/>
		<updated>2025-07-30T10:30:40Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Batch created by Azure OpenAI&lt;/p&gt;
&lt;p&gt;&lt;b&gt;Halaman baru&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;Aldosteron adalah hormon steroid yang diproduksi oleh [[korteks adrenal]] pada manusia dan beberapa hewan. Hormon ini berperan penting dalam mengatur keseimbangan [[air]] dan [[elektrolit]] di dalam tubuh, terutama natrium dan kalium. Aldosteron juga berperan dalam menjaga tekanan darah melalui pengaruhnya pada [[ginjal]]. Gangguan pada produksi aldosteron dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Fungsi Aldosteron ==&lt;br /&gt;
Aldosteron bekerja dengan meningkatkan reabsorpsi [[natrium]] dan ekskresi [[kalium]] di tubulus distal ginjal. Proses ini menyebabkan retensi air di dalam tubuh, yang pada gilirannya meningkatkan [[volume darah]] dan tekanan darah. Dengan demikian, aldosteron sangat vital untuk menjaga [[homeostasis]] cairan tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Regulasi Sekresi ==&lt;br /&gt;
Sekresi aldosteron diatur terutama oleh sistem [[renin-angiotensin-aldosteron]] (RAAS). Ketika tekanan darah atau konsentrasi natrium rendah, ginjal melepaskan [[renin]], yang kemudian memicu produksi [[angiotensin II]]. Angiotensin II merangsang korteks adrenal untuk menghasilkan aldosteron. Selain itu, kadar kalium plasma yang tinggi juga dapat langsung merangsang sekresi aldosteron.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
== Gangguan Terkait Aldosteron ==&lt;br /&gt;
Gangguan pada produksi aldosteron dapat menyebabkan kondisi seperti [[hiperaldosteronisme]] (kelebihan aldosteron) atau hipoaldosteronisme (kekurangan aldosteron). Hiperaldosteronisme sering menyebabkan [[hipertensi]] dan hipokalemia, sedangkan hipoaldosteronisme dapat menyebabkan hipotensi dan hiperkalemia. Deteksi dini dan penanganan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Budi</name></author>
	</entry>
</feed>