Pedigree merupakan diagram atau bagan yang digunakan dalam genetika untuk menunjukkan hubungan kekerabatan dan penurunan sifat-sifat tertentu dalam suatu keluarga. Diagram ini sangat penting dalam studi pewarisan sifat karena mampu melacak pola pewarisan gen dari satu generasi ke generasi berikutnya. Melalui analisis pedigree, para ahli dapat menentukan apakah suatu sifat diturunkan secara Dominan atau Resesif, serta memprediksi peluang munculnya sifat pada keturunan berikutnya.

Sejarah Penggunaan Pedigree

Konsep pedigree telah digunakan sejak abad ke-19, terutama setelah penemuan hukum pewarisan oleh Gregor Mendel. Penggunaan diagram ini semakin berkembang seiring dengan kemajuan di bidang genetika medis dan bioteknologi. Pedigree menjadi alat penting dalam identifikasi pola pewarisan penyakit genetik seperti hemofilia, thalassemia, dan lain-lain.

Simbol dalam Diagram Pedigree

Dalam diagram pedigree, terdapat simbol-simbol standar yang digunakan untuk mewakili individu, hubungan, dan sifat yang diturunkan. Misalnya, lingkaran biasanya melambangkan perempuan, sedangkan persegi mewakili laki-laki. Garis horizontal menunjukkan pernikahan, dan garis vertikal menandakan keturunan. Sifat atau penyakit tertentu sering diberi warna atau tanda khusus untuk memudahkan identifikasi.

Manfaat Analisis Pedigree

Analisis pedigree sangat bermanfaat dalam bidang genetika manusia, terutama untuk mendeteksi dan mencegah penyakit keturunan. Dengan memahami pola pewarisan, konselor genetik dapat memberikan saran kepada pasangan yang berisiko tinggi menurunkan penyakit tertentu kepada anak-anak mereka.