Jump to content

Business Resilience pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

From Wiki Berbudi

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) seringkali menghadapi tantangan besar dalam menjaga kelangsungan bisnis, terutama ketika terjadi krisis. Business resilience menjadi faktor penting agar UKM mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan pasar dan lingkungan. Dengan resilience yang baik, UKM dapat meminimalisir kerugian dan mempercepat pemulihan.

Tantangan UKM dalam Membangun Resilience

Beberapa tantangan utama yang dihadapi UKM adalah keterbatasan sumber daya, akses teknologi, dan kurangnya pemahaman tentang manajemen risiko. Hal ini membuat UKM lebih rentan terhadap gangguan dibandingkan perusahaan besar.

Solusi dan Strategi untuk UKM

UKM dapat meningkatkan resilience melalui pelatihan, kolaborasi dengan pemerintah, dan pemanfaatan teknologi digital sederhana. Dukungan dari lembaga keuangan mikro dan program pemerintah juga membantu UKM dalam menghadapi krisis.

Studi Kasus UKM Resilient

Beberapa UKM di Indonesia telah membuktikan bahwa resilience dapat menjadi kunci kesuksesan, terutama saat pandemi COVID-19. Mereka mampu bertahan dengan melakukan diversifikasi produk, memanfaatkan e-commerce, dan memperkuat jaringan bisnis lokal.